Sep 27

Tak Ingin Website Anda Terkena SandBox? Ini Cara Pencegahannya!

Tak Ingin Website Anda Terkena SandBox? Ini Cara Pencegahannya!

Bagi sebuah website bisnis, meraih peringkat pertama dalam halaman Google kejaran yang penting. Untuk mendapatkan posisi tersebut sebagai pemilik website dan wordprees dengan mudah, anda perlu melakukan optimasi secara maksimal. Namun begitu, anda juga harus berhati-hati terhadap SandBox.

Nah sebagian dari anda mungkin belum familiar dengan istilah ini. Oleh karena itu dalam artikel ini kami akan membahas seluk beluk mengenai SandBox, dari mulai pengertian hingga cara pencegahannya. Bagi anda yang tertarik ingin mengetahui lebih lanjut, silakan simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Pengertian Google SandBox

Google Sandbox merupakan suatu tindakan penalty yang dilakukan oleh Google kepada website yang melakukan beberapa pelanggaran. Di antaranya yaitu seperti pelanggaran karena terbukti melakukan plagiat dari situs lain, menggunakan optimasi keyword dan ping over secara berlebihan, spam backlinks, website, dan lain sebagainya.

SandBox memang bertujuan untuk menyaring dan mencegah adanya situs spam yang bertengger di halaman Google. Banyak para pakar jasa SEO Jakarta yang menawarkan bantuannya pada pemilik website agar tidak terkena SandBox ini. Sebab bahayanya bila situs sudah tekena SandBox, maka situs tersebut tidak bisa mendapatkan ranking dengan urutan teratas di Google.

Cara Mencegah Website Terkena SandBox

Jangka waktu bagi suatu website terkena SandBox tidak dapat diketahui secara pasti. Ada yang satu, tiga, empat, hingga enam bulan. Biasanya panjangnya waktu penalty dipengaruhi oleh jenis pelanggaran yang dilakukan. Misalnya situs yang menggunakan keyword hiper-kompetitif pada kontennya mendapatkan jangka waktu hukuman selama 6 bulan.

Wah gawat banget kan? Nah supaya anda tidak terkena SandBox, anda bisa mengikuti tips-tips di bawah ini.

1. Jangan pernah membuat konten plagiat atau copy-paste

Bagi anda yang sering membuat konten berupa artikel, jangan pernah sekalipun melakukan plagiat atau copy-paste dari artikel di situs lain. Sebab anda berpeluang besar untuk terkena deindex dan domain anda terkena SandBox.

Hukuman ini diberikan kepada pelanggar yang melakukan plagiat dikarenakan selain karena telah melanggar hak cipta konten situs lain, plagiarisme juga akan menurunkan reputasi Google.

2. Hindari menggunakan jingling

Jingling merupakan suatu aplikasi atau situs yang bisa mendatangakan banyak pengunjung pada website anda dalam waktu yang relatif singkat. Hal ini bukan malah membuat website anda bertengger di halaman pertama Google, namun justru membuat website anda terkena SandBox karena dianggap spam oleh Google.

3. Jangan Melakukan optimasi yang berlebihan

Segala sesuatu yang berlebihan pastilah tidak baik. Termasuk optimasi pada website. Untuk menghindari situs anda terkena deindex, janganlah terlalu banyak menuliskan kata kunci berulang-ulang ataupun terlalu berlebihan dalam mengirimkan url ke situs lain.

4. Perbaiki jika terdapat link yang rusak

Periksalah pada website anda apakah terdapat link yang rusak atau tidak. Nah bila anda telah menemukannya, segeralah perbaiki link tersebut.

5. Hindari adanya duplikat meta tag

Selain plagiat atau duplikan konten artikel, adanya duplikat meta tag juga akan mengancam website-mu dari hantu SandBox. Oleh karena itu sebisa mungkin kamu harus menghindarinya ya!

Nah itulah ulasan seputar pengertian dan cara pencegahan terjadinya SandBox pada website anda. Meskipun anda telah membuat konten yang bagus atau link  melimpah, bukan hal yang tak mungkin anda masih berpotensi dikenai oleh SandBox. Namun begitu, anda tidak usah khawatir. Sebab kini telah banyak para penyedia jasa SEO murah dan andal yang bisa anda mintai bantuannya. Semoga website anda dapat muncul di halamam pertama Google dengan aman dan dalam jangka waktu yang panjang ya! Semangat!