Dec 26

Cara untuk Melakukan Penyettingan Yoast SEO

Untuk sebagian besar pemilik website, SEO seolah sangat sulit untuk dimengerti. Namun hal itu tidak perlu menjadi sebuah hal yang patut dirisaukan.

Meskipun banyak ahli SEO dengan kemampuan tingkat tinggi di luar sana yang bisa diandalkan, namun anda juga bisa melakukan apa yang mereka lakukan dengan menggunakan tool SEO dan sistem manajemen konten yang bisa diciptakan sesuai dengan selera anda.

Kali ini artikel mesinseo.com akan menjelaskan kepada anda tentang bagaimana cara setting yoast SEO dengan baik dan benar.

cara setting yoast seo

Bagaimana Cara Setting Yoast SEO?

Setelah anda sukses menginstal Yoast, anda bisa langsung mulai menggunakannya untuk meningkatkan SEO, sehingga traffic konten anda akan memiliki kesempatan untuk naik.

Langkah pertama tergantung ketika anda menggunakan plugin SEO lain atau tidak sebelum menginstal Yoast. Jika anda pernah menggunakannya, Yoast akan menyederhanakannya untuk memindahkkan setting tersebut. Jika belum pernah, anda bisa melewati sesi ini dan langsung untuk mengatur plugin anda. Jika anda menggunakan tool lain yang harus anda lakukan adalah masuk ke SEO > Tools > Import dan Export.

Kemudian pilihlah Import dari plugin SEO lainnya. Anda akan menemukan pilihan setting untuk beberapa plugin SEO lainnya, termasuk Woo SEO Framework, wpSEO, dan All-in-One SEO.

Cek box dari tool SEO yang anda gunakan dan klik Import. Yoast akan mengimport semua setting secara otomatis termasuk beberapa hal seperti XML sitemap setting atau title template. Pelajarilah setting yang baru aja anda ciptakan dan lihat apa arti setting tersebut. Pertama, klik SEO pada sidebar WordPress. Hal ini akan membawa anda kepada dashboard Yoast.

Cara Setting Yoast SEO 2

Di sini anda akan menemukan beberapa masalah SEO dan juga beberapa pemberitahuan baru. Mulai dengan Configutation Wizard. Untuk membukanya, klik General lalu klik Configuration Wizard. Anda akan melihat pilihan untuk mengaturnya sendiri atau anda juga bisa menggunakan jasa berbayar. Anda bisa saja membayar jasa untuk melakukannya, namun anda tidak akan menemukan keseruan di balik hal tersebut. Jadi sebaiknya anda atur sendiri.

Yang berikutnya untuk cara setting yoast SEO adalah jenis website, di mana feature ini cukup sederhana. Jika anda menggunakan website yang tidak terlalu besar, pilihlah ‘News Site’. Nantinya akan ditanyakan apakah anda perorangan atau sebuah perusahaan. Dalam kasus ini website digunakan untuk perusahaan, maka sebaiknya pilihlah opsi tersebut. Jika anda menciptakan sebuah website personal seperti personal blog atau portfolio, maka pilihlah ‘Person’. Setelah itu Yoast akan meminta nama anda. Jika anda memilih Company, Yoast akan meminta anda untuk menambahkan nama dan mengunggah sebuah gambar dari logo perusahaan tersebut.

Website sosial anda juga perlu diisi, tambahkan sebanyak-banyaknya. Yoast kemudian akan bertanya tentang ‘Post type visibility’. Hal ini sangat membingungkan memang. Anda juga akan diberi pilihan tentang apa yang ingin anda tampilkan di mesin pencari, atau halaman apa yang harus diindex. Secara keseluruhan, anda harus memblok mesin pencari dari hal-hal seperti media, test page dan testimonial page.

Berikutnya adalah Title Settings. Anda harus memastikan ‘Website Name’ adalah nama yang ingin anda tampilkan di mesin pencari. Pemisah judul yang anda pilih tidaklah terlalu penting. Biasanya anda harus menggunakan default option. Lalu anda sudah bisa melakukan sign up untuk newsletter Yoast. Sangat disarankan untuk melakukannya sehingga anda bisa mulai belajar.

Anda telah melewati cara setting yoast SEO dengan baik dan benar. Ini adalah sebuah awalan, dan saatnya anda menggunakan tool.