Dec 18

Cara Menggunakan Google Keyword Planner dengan Benar

Banyak sekali element SEO yang berbeda-beda. Untuk beberapa bagian, seluruh aspek berbeda tersebut bisa dicabangkan menjadi dua kategori utama yaitu off-page SEO dan on-page SEO.

Faktor terbesar dari off-page SEO adalah backlink. Sementara untuk on-page SEO adalah beberapa elemen penting seperti site architecture, link internal, meta deskripsi, tag judul, dan salinan konten.

Hampir tidak mungkin untuk mendapatkan strategi on-site SEO yang sukses tanpa harus menciptakan penelitian kata kunci, kecuali ketika anda sangat beruntung. Ada banyak tool yang bisa membantu anda untuk menemukan kata kunci yang berhubungan dengan bisnis anda, namun Google Keyword Planner adalah yang terbaik.

Cara Menggunakan Google Keyword Planner

Bagian terbaiknya adalah tool ini gratis untuk digunakan oleh semua orang. Yang anda butuhkan hanyalah akun Google Ads. Dan juga anda harus memperhatikan bahwa tujuan utama dari Keyword Planner adalah untuk pengiklanan PPC.

Namun, anda tidak perlu menghamburkan banyak uang pada iklan untuk meneliti kata kunci dengan menggunakan tool ini.

Satu-satunya hal yang tidak bisa anda akses adalah banyaknya pencarian setiap bulan untuk kata kunci tertentu. Setelah anda mempelajarinya, anda masih bisa melihat range rata-rata, namun Google hanya akan menunjukkan volume pasti ketika anda menggunakan iklan.

Tentu saja beberapa dari anda sudah memiliki akun Google Ads. Jika belum, sangat mudah untuk mengaturnya. Lakukanlah setelah anda siap untuk memprosesnya. Kemudian ikuti panduan berikut ini untuk dapat mengetahui cara menggunakan Google Keyword Planner.

Beberapa Cara Menggunakan Google Keyword Planner

Sebelum mengetahui cara untuk menggunakan Google Keyword Planner lebih jauh, sangat penting bagi anda untuk memahami apa kegunaan dari Keyword Planner.

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, tool ini dirancang menggunakan iklan PPC. Ada beberapa manfaat yang bisa anda dapatkan dari Google Keyword Planner:

  • Menemukan kata kunci baru dengan menggunakan kata, frase, website dan kategori.
  • Mencari tren volume pencarian dan data historis dari kata kunci yang berbeda.
  • Melihat prediksi performa dari kata kunci berdasarkan budget anda dan harga penawaran rata-rata.
  • Menunjukkan hasil berdasarkan lokasi geografis, bahasa dan rata-rata tanggal.
  • Menyaring hasil pencarian berdasarkan pencarian per bulan, level kompetisi, organic impressions, dan posisi rata-rata pencarian.

Harus anda pahami bahwa beberapa feature tersebut hanya bisa digunakan jika anda menggunakan akun Google Ads.

Menemukan Kata Kunci Baru

menggunakan google keyword planner

Hal pertama yang harus anda lakukan setelah mengetahui cara menggunakan Google Keyword Planner adalah menemukan kata kunci baru.

Setelah anda mengetahui kata kunci apa yang berhubungan dengan website, brand, niche yang anda miliki, maka anda bisa menggunakan kata kunci tersebut untuk meningkatkan konten dan on-page SEO dari website anda. Yang harus anda lakukan adalah login ke akun Google Ads anda dan pilih Keyword Planner.

Baca juga:  Cara Setting All In One SEO Pack WordPress

Dari dashboard Google Ads anda, klik “tool” yang berada di menu bar pojok kanan atas. Hal ini akan menambah menu dan memunculkan lima kategori tambahan.

Kemudian pilih “Keyword Planner” dari planning list yang ada di sebelah kiri dari menu. Kemudian anda akan menemukan dua opsi yaitu menemukan kata kunci baru atau mencari volume dan forecast.

Pilihlah “find new keywords”. Kemudian masukkan kata kunci ke search bar dan biarkan Google bekerja untuk anda. Meskipun terlihat sederhana, namun cara menggunakan Google Keyword Planner yang satu ini mungkin menjadi yang terpenting dari seluruh proses.