Sep 20

4 Cara Penggunaan Heading Tag Pada Sebuah Konten Blog atau Website

Untuk para blogger atau pengelola website yang membuat sebuah artikel ataupun konten, perlu bagi mereka memahami betapa pentingnya penggunaan heading tag. Heading tags ini dijadikan format penulisan artikel atau konten pada sebuah website maupun blog. Membuat tulisan dengan menerapkan heading tag di dalamnya bisa membuat konten atau artikel tersebut menjadi lebih terstruktur dan menyebabkan mudah dibaca oleh mesin pencari (search engine) maupun oleh para pengguna internet. Ini berarti bisa menerapkan SEO friendly sekaligus user friendly. Heading tags ini juga menunjukkan poin-poin penting dalam sebuah tulisan atau artikel. Kamu bisa memakai jasa SEO murah untuk meminta penjelasan serta menerapkan ilmu tentang heading tags pada website atau blog kamu.

Heading tag sendiri digunakan dalam sebuah konten atau artikel oleh para blogger atau pengelola website karena mempengaruhi terhadap SEO atau search engine optimization yang dipercaya mampu menaikkan peringkat artikel atau konten tersebut di search engine atau mesin pencari Google. Perlu diketahui bahwa sebenarnya prinsip dari SEO atau search engine optimization adalah bagaimana caranya para blogger atau pengelola website ini bisa meningkatkan user experience. Dan dengan menggunakan heading tag dalam artikel maka akan membuat artiekl tersebut lebih mudah dipahami oleh para pembaca. Untuk memahami lebih lanjut tentang apa saja faktor yang bisa mempengaruhi SEO dan bagaimana cara melakukannya kamu bisa menggunakan jasa SEO jakarta atau kota manapun.

4 Cara atau Tips Menggunakan Heading Tag

Heading Tag Pada Sebuah Konten Blog atau Website

Penggunaan heading tag H1 sampai H6 dianjurkan agar sesuai dengan kaidah search engine optimization atau SEO. Menurut Google atau search engine optimization tag H1 sampai H6 mempunyai peranan yang sangat penting untuk keseluruhan konten dalam sebuah web atau blog. Berikut adalah cara penggunaan heading tag H1 sampai H6. Selain menggunakan jasa SEO jakarta, kamu juga bisa pelajari sendiri dan menerapkan tentang heading tags ini. Berikut adalah cara atau tipsnya.

1. Harus Disusun Berurutan Secara Hierarki

Penyusunan heading tag ini harus dilakukan secara bertingkat sesuai dengan peruntukannya. Heading H1 mempunyai kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan H2, kedudukan H2 lebih tinggi dibandingkan H3, dan begitu seterusnya. H1 berisi judul utama, H-2 berisi subheading yang bisa diisi sub poin atau sub menu pembahasan dalam artikel. Sedangkan H3 adalah minor heading yang berisi poin dalam submenu, dan begitu seterusnya sampai H6.

2. Heading Teks Utama Harus Berisi Kata Kunci

Pastikan heading tag utama mengandung kata kunci atau keyword yang kamu targetkan. Hal ini dikarenakan heading tag utama harus menunjukkan isi dari sebuah artikel atau konten yang dibuat.

3. Jumlah Heading Tag yang Digunakan

Jangan berlebihan dalam menggunakan heading tag. Sebaiknya heading tag yang digunakan cukup seperlunya saja. Perhatikan pula jumlah heading 1 atau H1 dalam setiap artikel. Disarankan penggunaan H1 hanya satu kali saja pada setiap artikel atau konten karena H1 ini berisi judul. Sedangkan H2 dan H3 bisa dituliskan lebih dari 1 bahkan bisa sampai 8 kali atau lebih.

4. Lakukan Optimasi SEO Lainnya

Selain memperhatikan heading tag H1 sampai H6, kamu juga harus memperhatikan optimasi SEO lainnya karena heading tag hanyalah sebagian kecil dari teknik optimasi SEO itu sendiri. Masih banyak teknik optimasi search engine lain seperti memperkuat membangun backlink lewat anchor text, optimasi gambar, mengatur page speed web atau blog, penyebaran keyboard, dan lain sebagainya.

Teknik secara lengkap seperti ini bisa kamu lakukan dan pelajari sendiri melalui internet atau jika ingin lebih mudah lagi cukup menggunakan layanan kami untuk berbagai keperluan blog atau website yang kamu miliki.